Growing old is mandatory. Growing up is optional
- Chili Davis
Puncak itu bukan tujuan. Karena ketika kamu di sana, tidak ada jalan lain selain turun
— *Ngeles juga salah satu bakat :D
I SCREAM FOR ICE CREAM
Jl. Hariangbanga Bandung, Indonesia
Something that can make you feel Foodgasm
— Hari
Mungkin kalian masih ingat, ketika awal Bulan Ramadhan dan mendekati Hari raya Idul Fitri, BB kalian (Blackberry kalian), dipenuhi oleh, maaf maksud saya diserbu oleh puluhan pesan broadcast yang point isinya “Maaf lahir batin”, benar?
Tujuan dari diciptakannya teknologi adalah jelas, meringankan beban atau pekerjaan manusia sebagai penggunanya. Dalam hal ini adalah permintaan maaf yang seharusnya diucapkan atau diberikan kepada teman, kerabat, keluarga secara langsung dapat dimudahkan dengan adanya telepon genggam (baik via sms atau bbm atau YM).
Sebelum maraknya BB, dengan fitur SMS dari sebuah telepon selular mampu memudahkan kita untuk menirim ucapan permintaan maaf kepada semua orang, dan ketika itu bukanlah masalah. Lalu kenapa sekarang dengan adanya BM permintaan maaf beberapa orang merasa terganggu karena intensitas bunyi BB bertambah. Bukannya lebih murah, praktis dan cepat? kenapa marah?
Disini kita memang melihat adanya kebiasaan, kebiasaan orang Indonesia yang ingin segala sesuatu bersifat cepat (Instant). DI Indonesia, apapun yang berbau instan pastilah kita doyan. baik dari makanan instan, minuman instan, pacar instan, sampai pendidikan dan pembuatan surat mengemudi atau kartu penduduk kita suka sekali yg instan. hebat ya..kita!!
Balik ke masalah BM, BM atau broadcast message adalah fitur yang diberikan Handphone BB dalam aplikasi BBM yang memungkinkan kita untuk mengirim pesan berantai secara cepat keseluruh teman yang ada di Contact List. pemakainnya juga sangat mudah, tinggal ketik, lalu pilih teman yang mana saja, kirim, beres, INSTAN!
Namun kenyataannya karena dimanjakan oleh ke-instan-an ini, masyarakat kita cenderung menjadi malas dan menggunakan ‘seenak udelnya’. sehingga yang terjadi adalah ‘spamming’ atau gangguan. jadi BM yang niatnya baik itu menjadi tidak kelihatan niat baiknya, hanya ‘Spamming’ nya saja yang ditangkap. kasian.
Jadi BM itu gak guna? tidak juga menurut saya. saya pribadi beranggapan sekarang kita kembalikan kepada pribadi masing masing, bagaimana pribadi tersebut menggunakan fasilitas yg ada (BM). kalau memang gak suka sama BM? gak usah pake BB, gasuka temen itu keseringan Test contact? ya delete aja. Gak suka sama Kangen Band?, ya mbok bilangin mereka suruh bubar cepetan!
Manusia itu bermacam-macam, dan toleransi itu harga mati :)
